Selamat Datang Di Dunia Berita STARNEWSTECKER
STARNEWSTECKER
Home
Selasa, 20 November 2012
Tips menghilangkan jerawat serta komedo
Wajah halus saja tidak cukup, jika komedo masih berkumpul dan menutupi pori-pori. Kotoran penyumbat pori-pori ini berbentuk kecil, berwarna hitam atau putih. Dengan adanya komedo, wajah halus tampak terlihat kotor dan kusam. Komedo timbul akibat dari terjadinya penumpukan minyak yang terlalu berlebih, serta sel kulit mati. Waktu membersihkan wajah, komedo sering terabaikan.
Biasanya, komedo timbul di area T seperti : dahi, hidung,dan dagu, juga di bawah mata dan pipi. Jangan dengan cara memencet komedo untuk menghilangkannya, karena akan terjadi merangsangnya jerawat bernanah yang akan memperparah kondisi wajah, bahkan bisa menimbulkan infeksi.
Komedo terbagi 2 macam jenis, diantaranya adalah :
1. Blackhead (komedo terbuka), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo ini berwarana kehitaman karena teroksidasi oleh udara.
2. Whitehead (komedo tertutup), berada di balik lapisan kulit ari yang tersumbat kotoran dan lemak, terlihat seperti benjolan kecil-kecil dibawah kulit.
Berikut tips-tips untuk menghilangkan komedo, diantaranya adalah :
1. Terlebih dahulu kenali jenis kulit anda
Biasanya, komedo mudah timbul pada kulit wajah yang berminyak. Dengan terlebih dahulu mengenali jenis kulit anda, maka akan memudahkan anda untuk memilih produk pembersih wajah yang sesuai dengan kulit wajah.
2. Pilih Pembersih yang Tepat
Pembersih yang tepat dapat menjadikan wajah bersih berkilau, segar, dan kenyal. Beri jangka waktu sebulan untuk mengetes efektivitas pembersih yang anda pakai.
3. Pilih Pelembab yang Cocok
Bagi yang mempunyai kulit normal dan berminyak, pakailah pelembab oil free. Sebenarnya, tubuh mempunyai sistem alami yang bisa mengatur kelembapan kulit.
4. Jauhkan Produk Comedogenic
Produk lain yang bisa menyebabkan timbulnya komedo adalah susu pembersih, tabir surya, alas bedak, bedak padat, sampo berbahan ginseng, dan conditioner. Perlu diketahui, bedak padat adalah produk yang memiliki kandungan zat comedogenic paling tinggi. Penggunaan bedak terlalu lama, tak hanya komedo, tapi juga menyebabkan timbulnya jerawat.
5. Gaya Hidup Sehat dan Cukup Gizi.
Istirahat dan tidur yang cukup, hindari hidup stress. Pada waktu keadaan tubuh menurun, kuman-kuman mudah menyerang tubuh.
6. Facial
Facial menjadi salah satu metode untuk menghilangkan komedo secara tuntas dan tepat. Facial dilakukan secara berkala, dan setelah masa datang bulan. Hal ini agar mengindari terjadinya perubahan hormon dan kelenjar semasa haid, yang memproduksi minyak lebih over
7. Diet
Batasi makan-makanan seperti cokelat, susu cokelat, durian, kacang tanah, telur, kacang mete, keju, mangga matang, alpukat, kerang, krim bubuk, segala jenis susu (full cream, low, atau non fat ), gorengan, santan, dan daging berlemak
8. Ke Dokter Kulit
Jika ingin segera menghilangkannya pergi ke dokter kulit. Biasanya, dokter akan memberi saran untuk facial dan memberikan obat tertentu. Jika sudah banyak komedo, dokter akan memakai bantuan teknologi laser.
Berikut ini adalah cara untuk mengangkat komedo, diantranya adalah :
1. Memakai Putih Telur
Ambil sedikit putih telur, taruh di wadah, kocok hingga berbusa. Lalu oleskan disekitar hidung atau bagian wajah yang berkomedo. Tutup dengan tisu. Biarkan hingga benar-benar kering. Lepaskan tisu secara perlahan. Dibagian dalam tisu, maka akan tampak bintik-bintik komedo yang terangkat.
2. Scrub Sayur dan Masker Kacang
- Blender selembar daun kailan, selembar daun seledri, setengah buah apel, gabungkan perasan jeruk lemon. Usapkan dan pijat lembut wajah dengan scrub sayur ini, lalu cuci.
- Uapi wajah dengan air panas yang telah diberi 1 sdm garam. Biarkan 10 menit. Uapi garam akan membuka pori-pori, memperlebar pembuluh darah kapiler dibawah kulit dan memperlancar peredaran darah ke kulit.
- Gabung sari kacang kedelai dan kacang polong, pakai sebagai masker, diamkan 30 menit, cuci. Pakai beberapa kali.
Tips menghemat bahan bakar
Tips Menghemat Bahan bakar Motor - Ini ada sedikit tips untuk menghemat bahan bakar pada motor, agar tidak langka BBM :)

BUKA-TUTUP GAS SEIRAMA
Jangan bergaya stop and go. Tutup dan buka gas full. Tapi, mainkan irama sesuai putaran mesin. Secara teknis antara rpm dan torsi senada. Di sini dibutuhkan feeling kuat. Apalagi, pas pindah gigi. Jangan sampai telat. Rpm jangan dibiarkan tinggi, baru pindah gas. “Buka gasnya pun mesti sesuai putaran mesin. Jangan buka gas, tapi tenaga motor masih rendah,”.
Paling gampang dicoba pas turunan dan tanjakan. Di turunan nggak usah open throttle. Cara seperti itu ngasih beban berlebihan. Bahan bakar deras, tapi enggak sesuai kebutuhan ruang bakar.
KURANGI PENGGUNAAN ENGINE BRAKE (BUKAN GAK PAKE, TAPI KURANGI)
Di harian jangan disamakan dengan balap. Hapus teknik engine brake. Teknik seperti memaksa mesin berputar, tapi enggak sesuai dengan daya yang dihasilkan. Berarti bahan bakar ngocor, sementara enggak terbakar sempuran. “Paling bagus pakai rem. Mesin enggak dipaksa berputar.
HINDARI MENGEREM SAMBIL NGEGAS
Ini biasa dilakukan kaum Hawa. Enggak nyadar, rem belakang diinjak, tapi gas tetap manteng. Sekali lagi, rpm dan torsi nggak keluar maksimal. Mirip sama orang mau buang air besar, tapi ditahan. Proses pembakaran yang semestinya menghasilkan daya, tapi tertahan. Pembakaran pun jadi sia-sia.
HARAM GEBER DI LAMPU MERAH
Kebiasan bergaya. Kondisi mesin idle atau posisi gigi lagi netral, tapi gas digeber-geber. Campuran bahan bakar dan udara dari karburator masuk ke ruang bakar. Wah, di sini nih bensin akan ngocor deras, tapi terbuang percuma. Mubazir, kan. “Posisi mesin langsam bisa dianggap saat bahan bakar banyak terbakar. Ditambah lagi main geber. Pasti jadi makin boros,”
JANGAN TERLALU LAMA MEMANASKAN MESIN
Cara lama. Sebelum berangkat ngantor, sekolah, atau kuliah motor dinyalakan. Dibiarkan berlama-lama. Katanya sih supaya oli naik dan membasahi semua komponen mesin sebelum motor dijalankan. Ingat lho, posisi mesin langsam bikin bahan bakar terbuang percuma.
lama waktu buat memanaskan mesin paling pas 1 sampai 2 menit aja

BUKA-TUTUP GAS SEIRAMA
Jangan bergaya stop and go. Tutup dan buka gas full. Tapi, mainkan irama sesuai putaran mesin. Secara teknis antara rpm dan torsi senada. Di sini dibutuhkan feeling kuat. Apalagi, pas pindah gigi. Jangan sampai telat. Rpm jangan dibiarkan tinggi, baru pindah gas. “Buka gasnya pun mesti sesuai putaran mesin. Jangan buka gas, tapi tenaga motor masih rendah,”.
Paling gampang dicoba pas turunan dan tanjakan. Di turunan nggak usah open throttle. Cara seperti itu ngasih beban berlebihan. Bahan bakar deras, tapi enggak sesuai kebutuhan ruang bakar.
KURANGI PENGGUNAAN ENGINE BRAKE (BUKAN GAK PAKE, TAPI KURANGI)
Di harian jangan disamakan dengan balap. Hapus teknik engine brake. Teknik seperti memaksa mesin berputar, tapi enggak sesuai dengan daya yang dihasilkan. Berarti bahan bakar ngocor, sementara enggak terbakar sempuran. “Paling bagus pakai rem. Mesin enggak dipaksa berputar.
HINDARI MENGEREM SAMBIL NGEGAS
Ini biasa dilakukan kaum Hawa. Enggak nyadar, rem belakang diinjak, tapi gas tetap manteng. Sekali lagi, rpm dan torsi nggak keluar maksimal. Mirip sama orang mau buang air besar, tapi ditahan. Proses pembakaran yang semestinya menghasilkan daya, tapi tertahan. Pembakaran pun jadi sia-sia.
HARAM GEBER DI LAMPU MERAH
Kebiasan bergaya. Kondisi mesin idle atau posisi gigi lagi netral, tapi gas digeber-geber. Campuran bahan bakar dan udara dari karburator masuk ke ruang bakar. Wah, di sini nih bensin akan ngocor deras, tapi terbuang percuma. Mubazir, kan. “Posisi mesin langsam bisa dianggap saat bahan bakar banyak terbakar. Ditambah lagi main geber. Pasti jadi makin boros,”
JANGAN TERLALU LAMA MEMANASKAN MESIN
Cara lama. Sebelum berangkat ngantor, sekolah, atau kuliah motor dinyalakan. Dibiarkan berlama-lama. Katanya sih supaya oli naik dan membasahi semua komponen mesin sebelum motor dijalankan. Ingat lho, posisi mesin langsam bikin bahan bakar terbuang percuma.
lama waktu buat memanaskan mesin paling pas 1 sampai 2 menit aja
Langganan:
Postingan (Atom)
